Harga Diri Dan Tanggung Jawab

Sudah menjadi hal yang biasa bila setiap orang selalu menjaga harga diri atau self esteem, karena hal tersebut merupakan hal yang terpenting untuk membentuk pencitraan terhadap diri sendiri sehingga orang lain lebih menghormati dan menghargai orang tersebut. Dari segi sosial budaya berbagai macam Suku yang ada di Nusantara, kebanyakan menekankan pada pentingnya menjaga harga diri dari setiap Individu maupun Kelompok. Bahkan ada sebagian yang agak ekstrim dalam mempertahankan harga diri. Kenyataan tersebut menjelaskan bahwa sebenarnya Bangsa kita adalah bangsa yang sangat sensitif terhadap harga diri, apalagi bila harga diri bangsa yang direndahkan oleh bangsa lain.

Sejarah telah mencatat bahwa demi harga diri, banyak dari leluhur bangsa Indonesia melakukan tindakan mati-matian demi menjaga harga diri atau dalam hal ini bisa disebut integritas. Misalnya Raja Singosari, Prabu Kertanegara yang karena tidak terima diremehkan oleh Kubilai Khan ( Kaisar Dinasti Yuan ), beliau membuktikan kekuatan Singosari dengan menaklukkan beberapa kerajaan di Nusantara seperti Bali, Pahang, Gurun, Melayu, Pahang, dan Sunda. Sehingga beliau menjadi raja terkuat di Nusantara pada saat itu. Gajah Mada demi membuktikan sumpah Palapanya, beliau dengan susah payah dan bekerja keras untuk dapat menaklukkan Nusantara. Walaupun akhirnya beliau harus mengundurkan diri dari jabatan Mahapatih Majapahit akibat pada peristiwa Bubat, hal tersebut dikarenakan beliau merasa bertanggung jawab atas kematian Raja Pajajaran dan para punggawanya sebab peristiwa itu tidak seharusnya terjadi bila beliau bisa menahan diri. Sultan Hasanuddin dari Makassar yang tidak terima dengan tindakan VOC yang memonopoli perdagangan, sehingga beliau harus mati-matian menghadapi serangan VOC. Sampai akhir hayatnya beliau tidak sudi tunduk pada VOC. Hal yang sama dilakukan oleh Radin Inten dari Lampung, Sisingamangaraja XII, Pangeran Diponegoro dan masih banyak yang lainnya.

Tapi, apakah yang kita lihat sekarang? Banyak orang yang harusnya menjadi panutan rakyat malah tanpa malu-malu melakukan manipulasi, kolusi, korupsi, maupun perbuatan immoral tanpa merasa bersalah sama sekali, dimanakah harga diri mereka? Padahal mereka adalah public figure, segala tindak-tanduk mereka akan cenderung ditiru oleh sebagian masyarakat dan disaksikan oleh masyarakat Internasional! Dan parahnya lagi setelah mengalami krisis berkepanjangan, Negara kita tampaknya tidak begitu bersemangat untuk lepas dari krisis. Tidak seperti Korsel, Malaysia, Thailand maupun Jepang yang sangat bersemangat hingga akhirnya sukses lepas dari krisis. Hal ini dikarenakan di Negara kita banyak pihak yang tidak kompak dalam mengatasi krisis dengan segudang alasan yang cerdas, kenapa ya bisa begini?

Nah sebagai salah seorang yang mau sedikit peduli akan nasib Bangsa, saya ingin mengajak Anda untuk bertanya pada diri kita sendiri. Sudahkah kita menjaga harga diri Bangsa yang kita cintai ini yang semakin lama citranya semakin payah di mata Dunia Internasional dikarenakan tingginya angka korupsi dan kredibilitas hukum yang rendah serta isu terorisme yang menyesatkan.

Mungkin saja tulisan ini mempunyai banyak kesalahan disana-sini, ini disebabkan tulisan ini murni dari buah pikiran penulis dan tanpa referensi apapun kecuali sedikit pengetahuan yang saya miliki. Hanya inilah yang bisa saya lakukan untuk menunjukkan kepedulian terhadap Bangsa dan Negara Indonesia yang saya cintai, walaupun cuma coret-goresan yang sederhana ini. Sebagai warga negara biasa yang tidak mempunyai kekuatan financial maupun politik, opini dan argumen seperti inilah yang kiranya bisa kita persembahkan ditengah menipisnya rasa nasionalisme didada kita.

Mari kita jelang kebangkitan Nasional yang hakiki pada diri kita masing-masing mulai dari sekarang. Merdeka!

11 Responses to “Harga Diri Dan Tanggung Jawab”

  1. pemikiran2 yg tajam menarik utk di diskusikan, bersama…memang implementasi perlu kecerdikan tersendiri..

  2. Menjaga harga diri bangsa harus dimulai dengan menjaga kehormatan diri sendiri. Salam kenal.

  3. Artikel bagus…
    kita berada pada zaman krisis multidimensi….
    krisis kepemimpinan…
    krisis ulama..
    krisis…
    Mari kita perbaiki ber sama2, kita mulai dari diri masing2, kita mulai dari hal2 kecil,
    semoga Bangsa kita menjadih bangsa yang tangguh, disegani oleh bangsa2 lain….
    Salam

  4. begitulah mas,

    perlu ada terobosan. bolehjadi salahsatu solusinya mungkin mas ini, atau saya, atau bahkan kita.. jadi??

    salamhangat.
    berbagi cerita..

  5. Harga diri memang sudah pada titik yang mengkhawatirkan.
    Enggak itu pemimpin,Ulama,Masyarakat banyak,dsb.
    Kadang sedih melihatnya…namun apa daya..
    Untuk itu marilah mulai diri sendiri,Keluarga,Orang dekat kita ajari untuk menjaga harga dirinya.
    Salam

  6. @gatothp2000,
    Pendapat yang menarik Pak Gatot, mungkin Andalah yang bisa menjadi pelopornya.
    @Rafki RS,
    Anda benar sekali Pak Rafki. Salam kenal juga.
    @sufimuda,
    Setuju, ada baiknya kita mulai dari sekarang dan dari diri kita sendiri.
    @bangzenk,
    Saya sependapat, memang perlu ada satu terobosan baru. Anda punya ide?
    @FAD,
    Argumen Anda sangat berharga, bisa menjadi renungan bahkan PR kita bersama.

  7. Setuju mas, harga diri memang penting. Coba lihat di jalanan saat ini, di mana dengan mudahnya kita menemukan gelandangan dan pengemis. Padahal kalau dilihat dengan teliti, mereka masih memiliki fisik yang kuat dan kulit tubuh merekapun lumayan bersih (bukan tipikal homeless person). Mereka lebih memilih untuk menjadi pengemis karena sangat mudah untuk memperoleh uang. Padahal kalau jaman dulu, orang sangat anti meminta-minta. Bahkan meminta kepada saudara sendiri.

    Btw, salam kenal mas…

  8. postingan yang bagus

  9. setubuh dengan sufimuda!
    yah emang qta ngalamin yg namanya krisis multidimensional dan seakan akan alam menyempurnakan pnderitaan bngsa ini dgn sgala bncananya…
    yg jelas qta smw hrs bersyukur, qta masih bs bernafas dengan baik, mungkin hidup ini akan lbh indah jika pendidikan di negri ini mengutamakan cinta kasih, he4…

    *sori klo OOT*

  10. Salam Hangat dan salam kenal buat semuanya…

    Saya sangat senang sekali, ternyata masih banyak teman-
    teman yang masih sangat peduli dengan keadaan kita
    Indonesia saat ini, dimana masih banyak pejabat dan rakyat yang hanya mementingkan kepentingannya sendiri-sendiri.

    padahal seandainya mereka mengingat akan mati dan
    akan mempertanggung jawabkan semua perbuatannya
    kelak, sebelum mereka melakukan sesuatu yang
    merugikan orang lain, saya yakin bangsa kita akan maju…

  11. @bowgank,
    Yang Anda katakan itu benar, saat ini trend pengemis mulai menjamur lagi.
    @dhamastya,
    Pendapat anda sangat menarik
    @Ngga Nyambung,
    Demikian memang adanya, karena itu harus kita mulai dari sekarang.

Leave a Reply