Mimpi Indonesia

“Indonesia akhirnya bebas dari korupsi, hutang luar negeri sudah lunas, harga BBM akhirnya turun 70%, angka pengangguran hanya 5%, reboisasi berhasil menghijaukan hutan seluas 50 juta hektar hutan, pendidikan gratis sampai lulus perguruan tinggi, harga beras turun 40% tapi petani malah makmur, angka kemiskinan menurun hingga 1% dari jumlah penduduk, dan menjadi Super Power baru Dunia!”

Headline News diatas merupakan berita terhangat dari sebuah surat kabar ‘Sinar Bulan’ yang dirilis beberapa hari yang lalu. Aku sangat senang sekali membaca berita itu, bahkan sampai terharu hingga menitikkan air mata. Karena setelah menanti sekian lama, akhirnya Indonesia tercinta ini terlepas juga dari krisis dan malah berbalik menjadi Super Power baru Dunia. Saking senangnya, aku menelpon dan mengSMS lebih dari 20 orang yang ku kenal. Mereka pun juga mengaku sangat senang, bahkan ada yang sujud syukur hingga berpuasa 40 hari! Namun, setelah itu aku merasa kelelahan hingga akhirnya tertidur di sofa empuk satu-satunya warisan mertua.

Sampai akhirnya aku terbangun dengan suara breaking news dari Metro TV yang memberitakan Demonstrasi Mahasiswa yang berakhir dengan pemukulan oleh aparat. Sesaat setelah itu aku pun mencari-cari dimanakah surat kabar ‘Sinar Bulan’ yang baru aku beli, tetapi tidak ketemu juga. Hm, akhirnya aku tersadar bahwa berita menggemparkan tadi hanyalah mimpi, apalagi setelah terdengar berita meroketnya harga sembako gara-gara naiknya BBM dari TV yang ada disampingku. Aku pun termenung, mengapa hanya mimpi padahal daku inginkan mimpi yang jadi kenyataan.

Mungkin banyak penduduk Republik Indonesia ini yang mengalami mimpi yang sama denganku, namun mungkin banyak yang malu menceritakannya pada yang lain. Mengapa? Indonesia Makmur itu mustahil terlaksana, apalagi dengan kondisi krisis saat ini. Itu kata mayoritas orang. Tapi aku ingin menjadikannya nyata, namun apa daya aku hanya memiliki kemampuan terbatas. Aku ingin agar ada orang yang ber’mimpi’  sama denganku, apakah orang itu adalah Anda?

BBM Naik, Kewaspadaan Turun

Harga BBM telah resmi pada tanggal 24 Mei 2008 dengan kenaikan rata-rata 27,8 % yang sama artinya dengan memicu kenaikan harga-harga kebutuhan pokok yang lainnya dan berimbas pada bertambah beratnya beban masyarakat. Hal tersebut juga akan menyebabkan naiknya angka kriminalitas yang bermotif kesulitan ekonomi yang sebelumnya juga sudah marak, yang konon diakibatkan semakin kerasnya persaingan hidup saat ini. Oleh karena itu, kita jangan sampai terhanyut dan terpana pada kenaikan harga BBM saja, tetapi perhatikanlah juga keadaan sekitar kita. Jangan hanya karena antri beli minyak tanah dengan harga normal selama berjam-jam, tetapi rumah malah dibobol maling.

Selain itu, kita juga harus waspada bila ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan momen keresahan akibat kenaikan harga BBM. Misalkan ada yang menawarkan BBM dengan harga murah tetapi ternyata BBM Oplosan yang malah merepotkan kita karena beresiko merusak mesin kendaraan. Atau ada yang mengajak melakukan demo besar-besaran berkaitan kenaikan harga BBM namun ketika demo berlangsung orang tersebut malah menghilang, sehingga orang-orang yang berdemo ditangkap karena demonya dianggap ilegal oleh Aparat.

Pembagian BLT juga bisa menjadi pemicu keributan karena data penduduk miskin yang berbeda antara pemerintah dengan keadaan riil di lapangan. Sehingga rentan untuk menjadi permasalahan sosial.

Tapi apa mau dikata, harga BBM sudah naik yang pasti diikuti kenaikan harga-harga yang lainnya. Pengeluaran rumah tangga setiap keluarga di negeri ini pasti akan menjadi ekstra, sementara pendapatan mereka tidak bertambah. Termasuk saya sendiri, bagaimana dengan Anda?

Potensi Diri Yang Terlupakan

Sukses tidak datang begitu saja dan didapatkan karena nasib baik belaka, melainkan melalui suatu proses yang tidak sebentar. Ironisnya, banyak orang mengira bahwa sukses itu hanyalah milik segelintir orang saja. Padahal sesungguhnya sukses itu adalah POTENSI dari setiap orang, namun laksana Minyak Bumi, sangat jarang orang yang mau mengeksplorasi dan mengeksploitasinya. Apakah hal itu bisa dipercaya? Sebelum membahas lebih lanjut, apakah Anda tahu kelebihan yang dimiliki oleh orang-orang sukses sehingga mereka bisa mencapai kemerdekaan finansial? Sebenarnya mereka secara umum tidaklah jauh berbeda dari kita, akan tetapi mereka telah mengoptimalkan segala kemampuan yang dimiliki untuk mencapai tujuan. Kebanyakan dari mereka dulunya diremehkan, dianggap kurang pintar, tidak bisa apa-apa, masa depan suram dan biang kegagalan, namun mereka telah mengubah semua anggapan itu dengan memfokuskan diri pada tujuan dan kemampuan diri sehingga dalam rentang waktu yang cukup berliku akhirnya mereka mampu meraih kesuksesan.

Jadi pada kesimpulannya, sukses itu bukanlah mustahil tetapi merupakan suatu POTENSI diri yang akan dapat kita raih bila kita fokus dan bersungguh-sungguh dalam meraih apa yang kita cita-citakan. Siapapun orangnya bisa saja meraih sukses tidak peduli latar belakangnya adalah pengemis, pengangguran, putus sekolah, gelandangan, pengamen jalanan, sarjana, orang kaya, pedagang, dan lain sebagainya. Yang terpenting adalah bahwa kita memiliki tujuan, keberanian, kesungguhan dan fokus dalam meraihnya. Disamping itu kita juga harus mengenali kemampuan dan minat kita yang sesungguhnya. Ditambah keseriusan serta semangat pantang menyerah sebagai perisai kita dalam menghadapi tantangan dan cobaan yang akan menghadang.

Yakinlah kalau kita bisa sukses karena sukses bukanlah monopoli para Ilmuwan atau Pengusaha Besar saja. Tak terhitung banyaknya orang biasa yang bukan siapa-siapa menjadi seseorang yang sangat sukses dan disegani siapapun. Jadi, sukses bukanlah mimpi tapi POTENSI. Banyak sekali cara untuk menjadi sukses, salah satu cara yang paling efektif adalah bertanya tentang rumus kesuksesan dari orang yang kita anggap betul-betul sukses. Biasanya dengan senang hati mereka akan membagi ilmu kesuksesan kepada kita, tapi kita tidak harus menjiplak jalan kesuksesannya melainkan melaksanakan rumus kesuksesannya. Karena sukses bukanlah tujuan melainkan adalah perjalanan. Marilah kita mencobanya baik itu melalui wawancara langsung atau bisa juga lewat buku-buku biografi para tokoh terkenal. Ingatlah saudaraku, sukses adalah hak milik kita yang harus selalu kita gali dan amati.

Bila Anda merasa adalah orang sukses sudilah kiranya berbagi rumus dengan saya dan saudara-saudara sebangsa yang lainnya. Sebab sukses adalah milik kita bersama.

INDONESIA BISA!

Harga Diri Dan Tanggung Jawab

Sudah menjadi hal yang biasa bila setiap orang selalu menjaga harga diri atau self esteem, karena hal tersebut merupakan hal yang terpenting untuk membentuk pencitraan terhadap diri sendiri sehingga orang lain lebih menghormati dan menghargai orang tersebut. Dari segi sosial budaya berbagai macam Suku yang ada di Nusantara, kebanyakan menekankan pada pentingnya menjaga harga diri dari setiap Individu maupun Kelompok. Bahkan ada sebagian yang agak ekstrim dalam mempertahankan harga diri. Kenyataan tersebut menjelaskan bahwa sebenarnya Bangsa kita adalah bangsa yang sangat sensitif terhadap harga diri, apalagi bila harga diri bangsa yang direndahkan oleh bangsa lain.

Sejarah telah mencatat bahwa demi harga diri, banyak dari leluhur bangsa Indonesia melakukan tindakan mati-matian demi menjaga harga diri atau dalam hal ini bisa disebut integritas. Misalnya Raja Singosari, Prabu Kertanegara yang karena tidak terima diremehkan oleh Kubilai Khan ( Kaisar Dinasti Yuan ), beliau membuktikan kekuatan Singosari dengan menaklukkan beberapa kerajaan di Nusantara seperti Bali, Pahang, Gurun, Melayu, Pahang, dan Sunda. Sehingga beliau menjadi raja terkuat di Nusantara pada saat itu. Gajah Mada demi membuktikan sumpah Palapanya, beliau dengan susah payah dan bekerja keras untuk dapat menaklukkan Nusantara. Walaupun akhirnya beliau harus mengundurkan diri dari jabatan Mahapatih Majapahit akibat pada peristiwa Bubat, hal tersebut dikarenakan beliau merasa bertanggung jawab atas kematian Raja Pajajaran dan para punggawanya sebab peristiwa itu tidak seharusnya terjadi bila beliau bisa menahan diri. Sultan Hasanuddin dari Makassar yang tidak terima dengan tindakan VOC yang memonopoli perdagangan, sehingga beliau harus mati-matian menghadapi serangan VOC. Sampai akhir hayatnya beliau tidak sudi tunduk pada VOC. Hal yang sama dilakukan oleh Radin Inten dari Lampung, Sisingamangaraja XII, Pangeran Diponegoro dan masih banyak yang lainnya.

Tapi, apakah yang kita lihat sekarang? Banyak orang yang harusnya menjadi panutan rakyat malah tanpa malu-malu melakukan manipulasi, kolusi, korupsi, maupun perbuatan immoral tanpa merasa bersalah sama sekali, dimanakah harga diri mereka? Padahal mereka adalah public figure, segala tindak-tanduk mereka akan cenderung ditiru oleh sebagian masyarakat dan disaksikan oleh masyarakat Internasional! Dan parahnya lagi setelah mengalami krisis berkepanjangan, Negara kita tampaknya tidak begitu bersemangat untuk lepas dari krisis. Tidak seperti Korsel, Malaysia, Thailand maupun Jepang yang sangat bersemangat hingga akhirnya sukses lepas dari krisis. Hal ini dikarenakan di Negara kita banyak pihak yang tidak kompak dalam mengatasi krisis dengan segudang alasan yang cerdas, kenapa ya bisa begini?

Nah sebagai salah seorang yang mau sedikit peduli akan nasib Bangsa, saya ingin mengajak Anda untuk bertanya pada diri kita sendiri. Sudahkah kita menjaga harga diri Bangsa yang kita cintai ini yang semakin lama citranya semakin payah di mata Dunia Internasional dikarenakan tingginya angka korupsi dan kredibilitas hukum yang rendah serta isu terorisme yang menyesatkan.

Mungkin saja tulisan ini mempunyai banyak kesalahan disana-sini, ini disebabkan tulisan ini murni dari buah pikiran penulis dan tanpa referensi apapun kecuali sedikit pengetahuan yang saya miliki. Hanya inilah yang bisa saya lakukan untuk menunjukkan kepedulian terhadap Bangsa dan Negara Indonesia yang saya cintai, walaupun cuma coret-goresan yang sederhana ini. Sebagai warga negara biasa yang tidak mempunyai kekuatan financial maupun politik, opini dan argumen seperti inilah yang kiranya bisa kita persembahkan ditengah menipisnya rasa nasionalisme didada kita.

Mari kita jelang kebangkitan Nasional yang hakiki pada diri kita masing-masing mulai dari sekarang. Merdeka!

Bangsa Bermartabat

Sebagai salah satu negara yang berpenduduk terbanyak di dunia dan negara kepulauan terbesar didunia, Indonesia patut diperhitungkan dalam berbagai hal. Misalnya dalam bidang Sains, Teknologi, Pertanian, bahkan Politik, namun ironisnya kenyataan malah terjadi sebaliknya. Negara kita malah dianggap jauh ketinggalan dibandingkan dengan Negara Tetanggga lain yang lebih kecil contohnya sepertiMalaysia, Thailand, Philipina, bahkan sekecil Singapura. Padahal negara kita banyak memiliki buanyak sekali kekayaan alam dan kumpulan orang-orang pintar kelas dunia bahkan salah satu orang terkaya di Asia, lalu kenapa sich negara kita tidak mampu lepas dari krisis multi dimensi saat ini. Banyak sudah para ahli yang berargumen panjang lebar tentang berbagai penyebab krisis tersebut, namun sangat sedikit sekali yang menawarkan jalan keluarnya. Parahnya, sekelompok orang malah hanya bisa saling memaki dan mencela tanpa memberikan solusi, sementara itu sekelompok orang yang tidak peduli malah menambah polusi. Sehingga sebagian yang lain ( termasuk saya ) hanya bisa duduk bengong sambil menanti kapan selesainya krisis.

Tapi tunggu dulu, negara kita ini krisis nggak sich? Pastinya kalau krisis pasti harga barang-barang mewah banyak yang tidak terjangkau, tapi kenyataannya malah bisa bikin orang Amric geleng-geleng. Lha gimana enggak, lihat aja contoh-contoh berikut : HP merk terkenal manapun yang keluaran terbaru pasti laku keras di Indonesia, Mobil mahal kaya Mercy seharga rp 2 M aja masih ada yang bisa beli, penjualan Sepeda Motor di Indonesia mungkin paling tinggi di dunia, konsumsi BBM nasional yang hampir melebihi produksi maksimum Pertamina, atau ………. ( lihat aja sendiri).

Nah, telah kita ketahui bersama bahwa negara kita punya banyak sekali potensi baik itu SDA ( Sumber Daya Alam ) maupun SDM ( Sumber Daya Manusia ), tapi apa sich yang kurang sehingga bangsa kita susah majunya. Anda punya ide atau usul …… Ya, anda mungkin benar. Manajemen dan Sistem, keduanya memang faktor yang paling dominan dalam menghambat kemajuan bangsa kita. Pengetahuan tentang manajemen cukup bagus di negeri kita, tapi bukankah elemen dari manajemen itu adalah Planning ( Perencanaan ), Organizing ( Pengorganisasian ), Actuating ( Pelaksanaan ), dan Controlling ( Pengendalian ). Sementara di negeri kita elemen Controlling masih sangat lemah dan sering diabaikan, hal tersebut berdampak pada kacaunya manajemen di berbagai bidang. Yang nyata dapat kita lihat pada bidang ekonomi nasional yang masih sangat rapuh dan rentan goncangan. Faktor berikutnya adalah Sistem. Yang paling terlihat di sini adalah sistem birokrasi yang terlalu panjang, rumit dan bertele-tele. Misalnya menurut pengalaman seseorang yang mengurus kartu keterangan Miskin, dimana ia terpaksa harus membayar sejumlah uang kepada seorang oknum untuk melicinkan urusannya ( Padahal dia sudah nyata miskin alias nggak punya duit ). Kacaunya sistem juga terlihat pada pembagian BLT ( Bantuan Tunai Langsung ), dimana terdapat orang-orang yang berkecukupan malah masuk daftar penerima BLT sedangkan banyak orang-orang yang sangat miskin justru tidak masuk daftar.

OK, setelah uraian yang panjang lebar dan bertele-tele diatas, sebenarnya saya ingin mengajak teman-teman para Blogger yang rata-rata pasti orang berilmu tinggi ( Intelek ) untuk bersama-sama mencari jalan keluar agar negara kita Indonesia yang kita cintai ini supaya cepat lepas dari krisis panjang ini. Semoga dengan begitu kita tidak akan mendengar lagi adanya kenaikan harga BBM, langkanya sembako atau merosotnya nilai tukar Rupiah. Saya percaya pasti bila kita berusaha memecahkan masalah nasional ini secara bersama-sama, pasti satu demi satu masalah akan terselesaikan. Sehingga negara kita tercinta ini secara perlahan akan terlepas dari belenggu krisis.

Ingat, kemajuan akan terjadi bukan hanya karena ada rencana tetapi juga karena ada tindakan kongkritnya. Wahai saudaraku, kita adalah Bangsa Bermartabat, oleh karenanya kita harus punya motivasi kuat untuk mengangkat martabat bangsa kita di kancah internasional. Maju terus para Blogger …….

Demi Rakyat!

” Sebagai salah seorang putra bangsa Indonesia asli yang lahir dan besar di negeri tercinta ini, saya berjanji akan memberikan yang terbaik untuk seluruh rakyat Indonesia pada umumnya dan khususnya masyarakat Kota XXXXX yang saya sangat cintai bila saya dipercaya menduduki jabatan Walikota. Tidak banyak yang bisa saya janjikan pada saudara-saudara sekalian, tapi percayalah saya akan berbuat yang terbaik Demi Rakyat!” Demikianlah cuplikan Pidato salah seorang kandidat calon walikota dalam Pilkada di Kota XXXXX.

Merdu terdengar, namun pahit sangat kenyataannya. Itulah lagu-lagu lama yang tidak populer tetapi harus didengar oleh seluruh rakyat di negeri kita bila masa pemilu atau pilkada sedang berlangsung. Bukannya kampanye itu tidak bagus, tapi seharusnya jargon2 dan janji2 manis itu dilaksanakan bila sudah terpilih. Namun kenyataannya sebagian besar yang telah terpilih malah sudah ganti ‘lagu’ yang sangat berbeda dengan ‘musik’ yang semakin sumbang. Rakyat yang terlanjur memilih akhirnya hanya bisa pasrah mendengarkan ‘lagu terbaru’ dengan ‘musik terkini’, walaupun dengan hati yang hancur karena yang dipilih tidak sesuai dengan harapan tulus mereka.

Mengapa selalu rakyat yang menjadi korban sakit hati yang mendalam ini? Apakah ini pertanda bahwa pendidikan masyarakat kita masih kurang? Ataukah ……….

Memang tidak semua peserta Pemilu atau Pilkada seperti itu, bahkan mungkin ada yang telah memberikan lebih kepada rakyat tanpa mereka mengetahuinya. Tapi ada berapakah orang-orang semacam itu, pastinya tidak banyak. Oleh karenanya, saya mengajak kepada semua peserta Pemilu atau Pilkada agar bisa membuktikan ucapan dan janji2 kampanye dengan tindakan yang nyata bila terpilih. Karena bila itu terwujud, maka Negara kita nantinya akan siap bersaing dengan negara-negara lain dan akan semakin bangkit dari keterpurukan selama ini.

Tulisan ini juga Demi Rakyat!

My Search Funds yang Baik Hati

Ketika iseng-iseng lagi bacain iklan di salah satu artikel situs …. ( Lupa ) pandanganku tertuju pada sebuah situs dengan nama yang unik yaitu My Search Funds. Situs ini sebenarnya tujuannya untuk mempererat atau menjalin tali persahabatan antar pengguna Internet dengan mengirimkan email kepada teman untuk memperkenalkan situs My Search Funds. Apanya sich yang luar biasa dari situs ini? Begini lho, jika kita menggunakan situs ini sebagai search engine ( Mesin Pencari ), kita akan mendapatkan komisi berupa uang dalam nominal tertentu untuk tiap pencarian. Berapa? Pokoknya lebih manusiawi daripada program Paid to Click atau Paid to Read yang ada. Anda dapat mencairkan uangnya bila sudah mencapai min $ 20.

Tapi tolong diingat, meskipun tiap pencarian dibayar tetapi bila Anda melakukan pencarian secara membabi buta, misalnya 1217 pencarian dalam satu hari, maka Account Anda akan dibekukan oleh pihak My Search Funds.

Anda tertarik? Segeralah bergabunglah ke My Search Funds sekarang juga! Nggak ada ruginya kok, gratis lagi dan tentu saja mendapatkan penghasilan tambahan.

Mau daftar? Klik aja

http://www.mysearchfunds.co.uk/apply001.asp?Friend=44861

Harap maklum, ini bukan program untuk bikin orang kaya mendadak.

ISU Adalah ……

Ikan Bakar

Para pemirsa yang terhormat, salah satu senjata yang sangat ampuh digunakan untuk merusak persatuan, mengganggu stabilitas keamanan, meresahkan para politikus, membuat masyarakat tidak nyenyak tidur, mengacaukan roda ekonomi, membuat kawan menjadi lawan, meruntuhkan parlemen, …… ( isi sendiri ) adalah ISU.

Contoh dari ISU yang masih hangat laksana roti panggang adalah tentang adanya SMS Santet atau Radiasi Ring in Red yang katanya mematikan dan telah memakan korban di beberapa daerah ( Katanya di Batam, Jakarta dan Padang ). ISU tersebut telah mengakibatkan keresahan nasional bagi mereka yang telah menerima SMS tersebut, walaupun ada juga yang tidak menghiraukannya ( Kebanyakan orang yang nggak punya HP atau punya HP tapi nggak punya teman.

Menurut kabar RT sebelah, ISU yang berskala Nasional biasanya dihembuskan untuk menutupi suatu perkara besar agar tidak terlalu diperhatikan oleh masyarakat luas. Hingga akhirnya mereka tenggelam dalam hebohnya ISU tersebut. Provokator adalah nama yang sangat terkenal dan paling diminati bagi orang yang mencetuskan ISU. Umumnya ISU adalah berita bohong tetapi malah dipercaya orang. Tapi kalau ISUnya berita yang sungguhan malah orang nggak percaya, contohnya ISU bahwa ehm…. saya adalah pria paling ganteng ( Anda pasti juga nggak percaya! ).

ISU telah terbukti ampuh selama berabad-abad menjadi biangkerok terjadi huru-hara, bencana, perang zaudara, kehancuran suatu bangsa dan berbagai dampak buruk lainnya. Menurut catatan seorang penjelajah asal Mesir yang tidak mau disebutkan namanya, pada sekitar tahun 317 SM seorang raja dari Dinasti Maugurittalium dari Sparcutaz dipaksa turun tahta akibat ISU bahwa sang raja adalah keturunan seorang Pengemis. Hal tersebut didengar Penjelajah itu dari seorang Nelayan asing dari Kartagillas, jadi Anda nggak usah percaya soalnya nggak pernah tercatat di buku sejarah manapun. Namanya juga ISU.

Jadi kesimpulannya ISU adalah ………..

Goresan Perdana

Apa kabar semua ? Ini adalah langkah awal diriku dalam dunia virtual, walaupun hanya dengan modal bisa membaca dan menulis saja. Namun itu semua cukup bagiku untuk meraih cita-cita yang telah diriku dambakan, yaitu NAMPANG DI INTERNET. Aku pun tahu bila sebagian besar orang lebih menguasai bidang ini dibanding dengan daku yang sangat awam dalam hal ini.

Hari ini adalah lompatan yang sangat besar untuk diriku. Apalagi setelah mencoba berbagai macam program di internet dengan modal nekad, akhirnya daku temukan WordPress yang tampilannya seger dan menyejukkan hati.

Terima kasih WordPress, karenamulah daku mampu menampilkan diriku di Internet.

Buat yang lain, salam kenal aja dech dan mohon kritik+sarannya. Sukses untuk kita semuanya.